Senin, 31 Oktober 2016

Biarkan aku pergi



Di satu titik persimpangan
Aku lelah menanti, agar ia kembali
Menjadi sahabat hati

Karena mungkin,
Bukan hanya aku yang terperangkap bosan
Karena bisa jadi
Dia juga lelah berbagi

Aku lelah, ingin pergi
Namun takut menyelimuti
Jika yang dulu tak lagi memiliki arti

Tapi kenapa
Kenapa aku masih ingin menanti?
Sesuatu yang tak kunjung pasti
Adakah kehilangan ini kan jadi sesal nanti?
Adakah sebilah arti suci telah teringkari?

Biarkan aku pergi
Bukan hanya karena lelah menanti
Tapi karena bagimu
Hadirku tak lagi berarti

#Latepost

1 komentar:

Rumah Impian

Tak perlu besar, yang penting cukup untuk menampung keluarga inti dan tamu yang datang berkunjung. Entah itu saudara, sahabat, atau...