Selasa, 03 Januari 2017

Biaya Camping Di Bukit Pengilon





Jika anda ingin camping di bukit pengilon, ada baiknya persiapkan budget sejak awal. Karena jika sudah sampai di sana akan jauh dari ATM atau kantor bank. 

Jangankan untuk tarik tunai uang, signal HP saja hanya XL yang sampai tempat ini. Sedangkan Telkomsel dan Provider yang lain sampai penghujung tahun 2016 kemarin kami bisa mendapatkannya setelah naik ke bukit, itupun signal hilang timbul dan hanya bisa mengirim SMS, tidak bisa digunakan untuk melakukan panggilan, apalagi online.

Bukit pengilon terletak di desa Purwodadi kecamatan Tepus Kabupaten Gunung kidul, bisa dicapai melalui rute pantai siung kemudian naik menyusuri tangga dan beberapa tanjakan selama sekitar 1-2 jam dari bibir pantai untuk sampai di bukit penuh pesona ini. Pemandangan alam yang menakjubkan karena diapit beberapa pantai sekaligus dan padang rumput yang luas dan hijau memang sangat menarik minat wisatawan. Fasilitas camping di tempat ini juga cukup memadai. Selain sudah tersedia beberapa area khusus untuk camp, dengan tanah yang datar dan beberapa pohon yang melindungi dari terpaan angin lembah, toilet juga tersedia tidak jauh dari camping area. Sehingga para pengunjung tidak perlu membuat “toilet darurat” dan mengotori alam dengan limbah tubuh.

Sesuai janji di awal tulisan ini, saya akan membahas biaya yang harus disiapkan untuk camping di bukit cermin (dalam bahasa jawa, pengilon berarti cermin). Untuk biaya tenda, sleeping bag, perlengkapan pribadi dan makanan secukupnya, kita bisa estimasi sesuai kebutuhan masing-masing. karena biaya untuk pengadaan perlengkapan tersebut tentu tidak bisa distandarkan, setiap orang bisa berbeda. Maka tulisan in hanya akan memberi informasi seputar retribusi yang ada di sana.

Karena untuk menuju bukit pengilon kita harus melalui pantai siung, maka akan dikenakan TPR sebesar Rp. 5000,- per orang untuk sekali masuk. Parkir kendaraan tersedia di area pantai, sejauh ini cukup aman, baik mobil atau motor yang ditinggalkan mendapat penjagaan selama 24 jam.  Biaya parkir mobil sebesar Rp. 5000,- per mobil dan motor kisaran Rp. 2000,-.

Setelah cukup istirahat di area pantai, perjalanan ke bukit pengilon bisa dilakukan dengan jalan kaki menyusuri bibir pantai ke arah timur (kiri pantai) sampai bertemu anak tangga yang menjadi gerbang menuju area perbukitan. Di sini, para pengunjung akan dikenakan retribusi sebesar Rp. 2000,- per orang. Perjalanan akan dilanjutkan sekitar satu jam menuju bukit pengilon. Sepanjang perjalanan dari bibir pantai sampai area camping ada sekitar dua atau tiga pos retribusi lagi yang dijaga penduduk setempat. Masing-masing pengunjung harus membayar Rp. 2000-3000,- per pos. Lumayan, ya? Hehe. Tenang, semua akan terbayar indah pada waktunya.

Mengenai gambaran medan area yang dilalui bisa dibaca di Camping di Bukit Pengilon.

Nah, untuk mendirikan tenda, ada retribusi khusus lagi. Per tenda biasanya dikenakan Rp. 25.000,- untuk keamanan dan kas fasilitas perkemahan. Biaya ini belum termasuk jika ingin ke toilet, layaknya di tempat umum lain, tarif toilet adalah Rp. 2000,- sekali masuk.

Saya dan teman-teman mengunjungi tempat ini pada 28-29 Desember 2016, pas musim liburan akhir tahun. Biasanya saat liburan memang tarif tempat wisata naik. Yah, siapa tahu kalau mengunjungi tempat ini bukan pada saat liburan bisa lebih murah, iya ngga? Coba saja ;-)

#OneDayOnePost

3 komentar:

Yang Terbaik

Edited by canva "Iya Ki, insya Allah kamu dapat yang terbaik."