Kamis, 27 April 2017

Sukses




Foto diambil dari https://www.google.co.id/url
Orang bilang, sukses itu berarti punya jabatan dan tempat tinggal mapan. Yang lain bilang, sukses berarti punya mobil mewah dan anak istri. Sukses banyak diukur dengan materi. Gelar akademik dan juga prestasi, atau sesuatu yang tampak "indah dan enak" dipandang mata. Tapi bagiku, tidak. Atau tepatnya, bukan sekedar itu.

Sukses itu proses. Orang boleh bilang sukses sudah diraih ketika satu  tujuan tercapai. Tapi apa bisa, manusia berhenti pada satu tujuan saja? Tentu tidak. Selesai satu hal, ada hal lain yang harus jadi prioritas. Adakalanya orang harus merasakan pasang surut perjalanan. Sudah punya jabatan, rumah megah, fasilitas lengkap, harus jatuh dengan kasus korupsi, misalnya. Apakah yang demikian masih disebut sukses?

Maka sukses adalah proses, dari yang biasa saja kemudian setapak demi setapak semakin luar biasa. Dari yang awalnya tidak tahu apa-apa, terus belajar hingga mengenal banyak hal. Dari yang sejatinya kecil, membesar dan menebar manfaat kepada sekitar. Sukses adalah proses, bukan hasil atau tujuan.

Maka biarkan sukses menjadi predikat, bukan objek atau subjek. Agar bersamanya kita terus berusaha menjadi sebaik yang kita bisa. Maka biarkan sukses menjadi penanda, bahwa perjalanan kita belum sampai pada muara. Bukankah kebaikan hanya benar-benar terasa di akhirnya?

Maka biarlah orang berkata apa, kita nikmati prosesnya. Tidak ada yang terlambat atau berlalu sia-sia. Hanya kita yang harus terus berusaha memetik hikmah dari setiap yang pernah ada. Kita sukses, ketika kita mau menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin.

#OneDayOnePost

8 komentar:

  1. Sukses versi saya adalah ketika saya merasa bahagia. Hahahha.

    BalasHapus
  2. Tidak ada yang terlambat atau berlalu sia-sia....


    Suka❤

    BalasHapus
  3. Yang penting menikmati proses menuju sukses ya mbak?

    BalasHapus

Yang Terbaik

Edited by canva "Iya Ki, insya Allah kamu dapat yang terbaik."