Selasa, 26 September 2017

Setiap Kejadian Adalah Baik



Robbanaa maa holaqta hadzaa baathilan


Setiap hal yang terjadi memiliki alasan. Adakalanya, kita sedih dengan apa yang menimpa. Sesuatu yang di luar harapan, membuat kesal, atau sekedar bergumam, “Kok begini, sih? Padahal kan….”

Semesta ini dicciptakan dengan perhitungan Maha sempurna. Maka jangan berkhayal tentang hal-hal yang bersifat kebetulan. Tidak ada hal yang terjadi kebetulan. Apa yang diluar rencana kita, sesungguhnya sudah termasuk dalam rencanaNya.

Kita boleh sedih, kesal, marah dengan suatu kejadian. Kita boleh merasa tidak bisa menerima kenyataan. Tapi kita juga harus ingat, bahwa semua itu adalah fakta yang harus dihadapi, bukan ditinggalkan. Kita tak akan pernah bisa mengubah masa lalu sesuai rencana. Tidak sedetikpun. Masa lalu biarlah jadi masa lalu #loh, nyanyi?

Seuatu yang paling jauh untuk kita tempuh, sehingga tak mungkin bagi kita menuju ke sana adalah masa lalu. Tidak sedetikpun, tidak seorangpun di dunia ini bisa menjalani kehidupan di masa lalunya. Lagi pula, untuk apa kembali jika semua tak bisa diubah lagi?

Tapi tenang, Allah maha baik sehingga kita masih memiliki hari ini, yang bisa kita jalani sepenuh hati. Rasa sesal untuk sesuatu yang sudah terjadi mungkin tak bisa dipungkiri. Tapi setidaknya, masih ada hari ini yang bisa kita jadikan berarti.

Percayalah, selalu ada rencana baik dibalik kejadian yang tidak menyenangkan sekalipun. Putus cinta, misalnya. Saat putus, rasanya sakit ngga sih? Katanya sih sakit. Katanya, saya sendiri belum pengalaman. Hehe, maaf. Fokus euy, fokus. Putus cinta itu salah satu pengalaman buruk bagi yang sedang mengalaminya. Tapi setelah setahun, dua tahun, atau beberapa minggu kemudian, bisa jadi itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi. Kenapa? Karena bisa jadi, setelah setahun, dua tahun, atau beberapa minggu kemudian kita baru tahu bahwa si dia  tidak sebaik yang dikira. Atau ada hal lain yang membuat kita “lega” karena tidak lagi bersamanya.

Begitu juga dalam kejadian sehari-hari. Kenapa belum ketemu jodoh, misalnya? Ya karena belum ketemu, simple. Tak perlu diperpanjang dengan karena dulu begini atau begitu. Percayalah, Allah akan memberi jodoh orang yang tepat di saat yang tepat. Percayalah, bahwa ketetapan Allah ini adalah yang terbaik untuk hidup kita saat ini.

Ketetapan yang bisa menguatkan, mengajari kita arti ikhlas, keberanian menghadapi kehidupan, hingga suatu saat, Allah akan menunjukkan pada kita maksud dari setiap kejadian yang kita alami.


Jika seandainya seorang hamba mengetahui ,bagaimana Allah mengatur seluruh urusannya, pasti dia akan bertambah yakin bahwa Allah Azza wa jalla lebih sayang kepadanya melebihi sayangnya ibu dan bapaknya (ibnu Qoyyim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rumah Impian

Tak perlu besar, yang penting cukup untuk menampung keluarga inti dan tamu yang datang berkunjung. Entah itu saudara, sahabat, atau...